Wedding Ala Cinderella

2 May 2012

Sesuai dengan nama blog ini, semua orang pasti uda pada tau kalo pemilik blog ini adalah salah satu dari sekian banyak cewek yang memiliki obsesi untuk menjadi salah satu tokoh princess dunia, Sinchan. Eh Cinderella.

Sebagai cewek yang ingin jadi Cinderella di akhir cerita…Iya, di akhir cerita. Aku gak mau jadi Cinderella sejak awal cerita yang disiksa dan didera ibu dan saudara tirinya. Maunya cuma setelah Cinderella dilamar pangeran terus mereka menikah dan hidup bahagia. Semacam Cinderella Suka-Suka.

Oke, balik lagi. Sebagai cewek yang bermimpi jadi Cinderella, maka aku ingin memakai gaun seperti dia suatu hari nanti, mengembang di bagian bawah layaknya bunga yang sedang mekar, bertaburan kilauan emas di seluruh gaunnya, lalu memakai mahkota bertabur berlian. Ketika berjalan berdampingan dengan pangeran, orang-orang menaburkan bunga-bunga ke arah mereka.

Maka, tibalah saat-saat yang dinantikan. Momen yang pas untuk aku bisa mengenakan gaun layaknya princess. Bukan..bukan waktu acara khitanan. Tapi ini nikahan. Bukannya aku hadir ke nikahan orang lain, tapi hari pernikahanku sendiri. IYA! NIKAHANKU SENDIRI! Gak usah takjub gitu. Gini-gini juga ada cowok setengah waras yang mau nikahin aku.

Hampir seluruh persiapan pernikahan aku urus sendiri dibantu suamiku yang waktu itu masih calon suami. Sisanya, ortu dan sanak saudara yang turut membantu. Dengan persiapan hampir setengah tahun itu, setelah aku jungkir balik, kepala jadi kaki, kaki jadi sop, daging jadi semur, tiba-tiba jadi laper…akhirnya, dua minggu sebelum hari H semua sudah kelar. Hanya menunggu hari eksekusi tiba. :)

Dan..hari itu pun datang juga. Saat-saat aku akan berubah menjadi Superman, maksudnya Cinderella (iya..iya…aku tau jauh banget)

Tetapi agaknya semua angan indah itu tak seindah kenyataannya. Gaun pernikahanku memang mirip Cinderella, mengembang, warnanya emas dan aku juga make mahkota.

Baru saja mempelai wanita selesai di make up, aku keluar ruang rias manten dengan penuh percaya diri sambil mengangkat gaunku yang mengembang itu. Berjalan dengan sedikit mendangakkan kepala, benar-benar menghayati sebagai seorang putri kerajaan Rusia. Sampai beberapa langkah, sebuah suara membuatku berhenti…

“Kamu mau nikah ngapain bawa-bawa kurungan ayam segala?” seru seorang sepupu semena-mena.

Aku nyaris pingsan.

Dan seperti inilah gaun pengantin yang disebut-sebut bawa kurungan ayam itu.

indah&bagus

Oke, lanjut. Saat aku dan suamiku berjalan beriringan memasuki gedung, boro-boro ditaburi bunga-bunga, yang ada kita sibuk melindungi diri dari hujan yang turun dengan sesuka hati. Tapi aku masih bersyukur, setidaknya kami tidak dilempari tepung dan telur. Iya, emang kita gak lagi ulang taun.

[gallery]

Lepas dari Cinderella-Cinderella-an itu, aku puas dengan keseluruhannya, kinerja para vendor dan berlangsungnya acara. Jadi ngerasa seluruh usahaku mempersiapkan acara ini, tidak sia-sia. :)


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post